Romansa Cinta Khadijah

Romansa Cinta Khadijah

Oleh: J. FAISAL

Begitu berdebarnya hati seorang bangsawan wanita terkaya di kota Mekah ini. Bagaimana dia tidak berdebar dan berbunga hatinya, karena pada hari itu akan datang seorang pemuda yang akan menjalin kerjasama bisnis perdagangan dengannya.

Pemuda yang dinantikannya, bukanlah seorang pemuda biasa.

Pemuda itu sudah terkenal dengan kehalusan budi sikap dan tuturkatanya, serta kejujurannya. Dan yang pasti sangat tampan.

Sebenarnya sudah banyak bangsawan Mekah yang ingin melamar Khadijah untuk dijadikan istri oleh mereka. Tetapi semuanya ditolak oleh Khadijah. Dia masih penasaran dengan kabar seorang pemuda yang sangat menggundahkan hatinya selama ini.

Ya, pemuda yang sekarang sedang dinantikannya, dan akan dia temui sebentar lagi.

Akhirnya, datanglah pemuda tersebut ke rumah Khadijah. Awalnya penasaran, kemudian kagum melihat paras tampannya, akhirnya….jatuh cintalah Khadijah kepada pemuda luarbiasa ini.

Ya benar, pemuda ini adalah Muhammad, nabi dan rasul akhir zaman.

Tidak perlu waktu lama. Romansa terindah dalam sejarah, percintaan paling suci dalam peradaban manusia, dan keindahan sebuah rumahtangga yang pernah ada dalam sebuah keluarga, syurga kecil dunia yang pernah tercipta. Semuanya tercipta di dalam pernikahan antara Khadijah dan Muhammad, Rasulullah SAW. Wanita mana yang tidak mendambakan rumahatangga seperti ini?

Keindahan rumahtangga Rasulullah dan Khadijah, menjadi sebuah ilmu yang wajib kita pelajari. Bukan ilmu2 rumahtangga yang berasal dari Barat, yang sejatinya tidak bisa menempatkan siapa imam dan siapa makmum, dikarenakan penuntutan persamaan hak antara laki2 dan perempuan.

Ilmu berumahtangga Rasulullah adalah ilmu berumahtangga terbaik yang pernah ada sepanjang masa.

Ada masa bahagia yang dirasakan bersama, dan ada masa2 sulit yang ditanggung bersama pula dengan penuh doa.

Kepemimpinan Rasulullah SAW dalam memimpin rumahtangganya, dan kerelaan kemakmuman Khadijah dengan takdib kepada suaminya sebagai pemimpinnya, adalah merupakan sebuah logika yang sehat dalam berumahtangga.

Jadi, jika ingin rumahtangga kita langgeng dalam keimanan, kebahagiaan, dan kemesraan dalam cinta suci….pelajarilah ilmunya. Ilmu yang Islam dan Rasulullah.ajarkan tentunya. Bukan dari sumber2 ilmu lain yang tidak jelas.

Sholawatku untukmu ya Rasulullah, juga salamku untuk semua ahli keluargamu dan seluruh umatmu di dunia ini, yang telah berhasil kau pimpim, sehingga mendapatkan Ridho Allah SWT.

Wallahu’alam bissowab
Kampus UIKA, Bogor, 25 Agustus 2020

Tinggalkan Balasan