Rudiyanto, S.E : Anak Punk Yang Kini Menjadi Pak Guru

Rudiyanto, S.E : Anak Punk Yang Kini Menjadi Pak Guru

 

Tak ada yang menyangka jika Pak Guru yang bertubuh kecil ini, dulunya adalah anggota Punk yang biasanya terlihat dipersimpangan jalan, dan mungkin menakutkan bagi sebagian orang. Namun untuk saat ini, jika kita bertemu dengan putra pertama dari pasangan Sakhroni dan Rosiah, maka akan sungkan jika berhadapan langsung, terlebih lagi bagi orangtua yang menjadi wali murid disekolahnya.

Guru hitam manis yang lahir pada tanggal 13 Oktober 1989 ini bernama Rusdiyanto, S.E dan kini menjadi guru di MTs Sirojul Athfal, MI Sirojul Athfal 3 dan di SMP Islam Cipta Insani Cipayung sebagai guru olah raga. Baginya menjadi guru bukan hanya sekedar menjalani profesi saja, tapi lebih dari itu, yakni untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi generasi yang akan datang. Meskipun kecil yang didapatkan secara finansial, tetapi sangat besar dari sisi ibadah. Yang penting dijalani dengan ikhlas.

Sebelumnya, Rusdiyanto S. E pernah menjalani pendidikan di SD Negeri Depok Baru 3 Tahun 1996-2002, SMP Pelita 2 tahun 2002-2005 dan SMA Muhammadiyah 1 tahun 2005-2008. Selulus dari sekolah mendaftarkan diri sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila tahun 2008

Selama menjalani perkuliah, pria yang akrab disapa “Toge” oleh teman mainnya ini pernah bergabung ke Lintas Racana. Nah, dari sinilah bakat menjadi seorang pengajar tumbuh. Awalnya ditugaskan untuk membantu membina di SMPN 175, selanjutnya setelah skill mengajar pria yang masih melajang ini makin terasah, maka semakin banyak sekolah yang meminta untuk dibantu khususnya untuk kegiatan Pramuka.

Setelah aktif didunia Ke-Pramukaan, Pak guru yang juga aktif di Kepanduan Hizbul Wathan ini mulai mengurangi kegiatan dijalan bersama anak – anak Punk. Namun demikian masih terlihat sedikit dari cara berpakaian. Tetapi indentitas itu benar – benar hilang setelah menjadi guru. Mungkin orang tidak pernah mengira bahwa Pak Guru yang selalu rapi ini dulunya adalah anggota Punk.

Selain aktif didunia Ke-Pramukaan, Rusdiyanto S.E juga aktif berorganisasi dan bergabung dibeberapa komunitas. Seperti Ariska (Aktivitas Remaja Islam Kekupu Rangkapan Jaya), Pancasila English Meeting, Himpunan Mahasiswa Akuntansi, Karang Taruna Kelurahan Rangkapan Jaya, Karang Taruna Unit Rw 04 dan lain sebagainya. Bahkan jika ada kegiatan perkemahan yang dilaksanakan oleh komunitas, Pak Rusdi paling sering hadir, mengingat keterampilannya untuk menghidupkan suasana kegiatan sangat dibutuhkan.

Setelah lulus dan diwisuda menjadi Sarjana Ekonomi di Universitas Pancasila, kegiatan Pramuka dan eksistensinya disekretariat Lintas Racana semakin berkurang, mengingat harus mengejar karir dan mewujudkan impiannya. Namun demikian sesekali tetap disempatkan datang dikegiatan Mata Tunas 17 untuk memberikan ilmunya.

Jika rencananya dikabulkan, tahun ini pria yang sangat dinamis dan ahli saat menjadi mentor ice breaking ini, akan melepas masa lajangnya dan menikahi seorang gadis bernama Eka Sulistyawati yang saat ini masih terdaftar sebagai mahasiswi Fakultas Bahasa Inggris Unindra PGRI Jakarta.

Semoga sukses buat Pak Rusdiyanto, S.E

Satriano Alvetris

Tinggalkan Balasan