The Hill: Sanksi terhadap Rusia akan Jadi Bumerang Barat

The Hill: Sanksi terhadap Rusia akan Jadi Bumerang Barat

The Hill, media Kongres AS mengakui bahwa sanksi terhadap Rusia akan menjadi pedang bermata dua yang akan sangat merugikan Barat.

Mengutip data Federal Reserve AS,The Hill Minggu (8/5/2022) melaporkan, tingkat utang konsumen AS pada Maret 2022 meningkat sebesar $ 52,4 miliar yang menunjukkan lonjakan 14% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Negara-negara yang telah memberlakukan sanksi terhadap Rusia juga menderita akibat pembatasan ini,” tulis The Hill di situsnya.

“Sanksi dan berlanjutnya konflik di Ukraina yang semakin parah akan mendorong lonjakan harga bahan mentah dan energi yang meningkatkan pendapatan Moskow, bahkan saat ekspor energinya menurun,” tegasnya.

Selain itu, Amerika Serikat dan sekutunya menghadapi peningkatan inflasi dan masalah politik. Pada saat yang sama, rubel telah naik lagi setelah diambil langkah-langkah dukungan pemerintah Rusia. Sementara mata uang lain seperti, yen Jepang jatuh ke level terendah selama 20 tahun terhadap dolar.

Masalah lain adalah gangguan rantai pasokan, yang mengancam keuntungan perusahaan-perusahaan Barat, serta tingkat suku bunga yang lebih tinggi yang dimaksudkan untuk menekan inflasi, tetapi sebenarnya memperburuk situasi bagi konsumen.

Krisis Ukraina dan sanksi Barat terhadap Rusia telah menyebabkan banyak negara kekurangan bahan bakar dan makanan.

Tinggalkan Balasan