Trump Usulkan Guru Dipersenjatai

 

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyerukan supaya para guru dipersenjatai di dalam kelas, dan menolak usulan pengendalikan senjata di negara itu.

BBC hari Sabtu melaporkan, Donald Trump dalam pertemuan Asosiasi Senjata Nasional mengatakan bahwa penembakan massal, seperti penembakan di sebuah sekolah di Texas selatan, adalah alasan untuk mempersenjatai, bukan untuk melucuti senjata.

Aksi penembakkan yang dilakukan seorang remaja di sebuah SD di Texas menewaskan 19 anak dan dua guru.

Serangan hari Selasa terjadi di tengah meningkatnya kekerasan bersenjata di AS yang mendorong banyak kalangan menuntut pembatasan penggunaan senjata api.

Tapi Trump justru menentang usulan tersebut, dan sebaliknya mengusulkan supaya para guru dipersenjatai.

“Kini tiba waktunya untuk mengizinkan beberapa guru terlatih membawa senjata di dalam kelas,” kata mantan presiden AS dalam pidatonya di National Rifle Association di Houston.

Trump juga menuduh Presiden AS Joe Biden mencoba menggunakan penderitaan orang lain untuk memajukan agenda politiknya, termasuk dengan mengekang kepemilikan senjata.

Joe Biden baru-baru ini mengatakan, dirinya harus berdiri di lobi senjata di Amerika Serikat dan menyerukan pengurangan kepemilikan senjata setelah aksi berdarah di sebuah SD di Texas

Trump adalah pendukung setia kepemilikan senjata di Amerika Serikat.

“Amerika Serikat adalah satu-satunya negara di dunia di mana setidaknya terjadi satu penembakan massal setiap tahun,” tulis CNN baru-baru ini, mengutip studi yang dilakukan organisasi kepemilikan senjata Swiss, Small Arms Survey.

Laporan tersebut menyatakan bahwa ada 120,5 senjata api per 100 orang Amerika.

Tinggalkan Balasan

Previous post Amerika Serikat Menyaksikan Penembakan Massal Lainnya
Next post Ini Tanggapan Cina terhadap Statemen Baru Menlu AS
%d blogger menyukai ini: