Rusia: AS Harus Lebih Fleksibel dalam Perundingan Nuklir Iran

Pejabat senior Rusia dalam pesan Twitternya mendesak Amerika Serikat untuk menunjukkan fleksibilitas yang lebih dalam perundingan pencabutan sanksi Iran.

Mikhail Ulyanov, Wakil Rusia di Organisasi-organisasi internasional di Wina, Sabtu (2/7/2022) mengatakan, AS harus menunjukan fleksibilitas lebih untuk menghidupkan kesepakatan nuklir Iran, JCPOA.

Terkait pertemuan Deputi Menteri Luar Negeri Iran Ali Bagheri, dengan Deputi Menlu Rusia Sergei Ryabkov, Ulyanov menuturkan, “Pertemuan ini adalah sebuah pertukaran pandangan yang sangat profesional seputar kondisi terkini JCPOA, dan prospek Perundingan Wina.”

Ia menambahkan, “Evaluasi saya, di tengah semua masalah yang ada, kesepakatan nuklir masih hidup sampai saat ini. Supaya kesepakatan bisa dijalankan, AS harus menunjukan fleksibilitas lebih besar.”

Perundingan pencabutan sanksi Iran, beberapa bulan ini terhenti, dan pemerintah AS alih-alih memberikan usulan-usulan untuk memajukan dialog, justru berulangkali berusaha menuduh pihak lain memperlambat perundingan dan menghambatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Pasukan Rusia Gagalkan Teror di Kherson, Ukraina
Next post Finlandia: Perang Ukraina Bisa Meluas ke Eropa