Indonesia Swasembada Beras Tiga Tahun Berturut-turut

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku bersyukur Indonesia mampu mewujudkan swasembada beras di tengah berbagai ancaman krisis global. Kali ini, sektor pertanian menjadi perhatiannya.

Sejalan dengan capaian itu, pembangunan infrastruktur pertanian seperti embung dan bendungan juga terus dibangun secara baik.

“Swasembada beras alhamdulillah selama tiga tahun berturut-turut (2019-2021) kita bisa menjaganya,” jelas Listyo Sigit Prabowo melalui akun instagram pribadinya beberapa waktu lalu, Rabu (31/8/2022).

Menurut Kapolri, sektor pertanian merupakan sektor strategis yang harus dijaga bersama-sama. Bahkan sesuai arahan Presiden, Indonesia harus mampu meningkatkan nilai ekspornya melalui berbagai program yang ada.

” Harapan Bapak Presiden, ke depan kita bisa ekspor dan ini harus kita jaga karena ini kunci dari semuanya,” ungkapnya.

Kapolri mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua mengalami peningkatan sebesar 5,44 persen dari yang tadinya 5,01 persen di kuartal pertama. Kata Kapolri, posisi Indonesia cukup bagus apabila dibandingkan negara lainya.

“Saya kira pengawalan terhadap investasi dan transformasi ekonomi sudah banyak di wilayahnya masing-masing tentunya ada yang saat ini sedang dikembangkan Kawasan ekonomi khusus tertentu baik green economy, industry hilir semua harus dijaga,” ungkapnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak dalam menjalankan pembangunan pertanian Indonesia.

Meski tidak mudah, pertanian tetap mampu menunjukan perkembangan yang positif dimana selalu menjadi penyangga ekonomi nasional disaat krisis pandemi melanda dunia. Terbaru, Indonesia dinyatakan Internasional Rice Research Institute (IRRI) sebagai negara swasembada beras.

“Pertanian selalu tumbuh positif disaat sektor lainya mengalami penambatan. Insyaallah kita akan terus bekerja membangun pertanian yang makin maju, mandiri dan modern,” tutur Mentan. Dw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Tiga Terdakwa Narkotika Dituntut JPU Pidana Mati
Next post Taliban: Tidak Ada Tempat Lagi bagi AS di Afghanistan !