ragam

Mengenali Dunia Metaverse atau Metasemesta

  Metaverse, kontraksi meta universe adalah semacam duplikat digital dari dunia fisik, dapat diakses melalui internet. Awalnya merupakan konsep fiksi ilmiah dari tahun 1990-an metaverse sekarang ada dalam berbagai bentuk seperti game online besar-besaran, ruang kerja di mana avatar yang dipersonalisasi peserta berada dibesarkan bersama-sama dan konser virtual dari bintang pop di mana jutaan penggemar berkumpul. Di metaverse pada akhirnya akan mungkin persis apa yang kita lakukan dalam kenyataan berkat

BERILMU DARI PERKAWANAN

  Terkadang, kita muak dan kesal punya kawan culas, menikam dari belakang, hobby ngadalin kita dan bahkan kleptomani. Biasanya orang kapok setelah 2x jadi korban kawan model itu. Bahkan, sering juga kita dendam dan berniat membalas dengan cara serupa. Bagi saya tidak begitu. Walau banyak kawan lain menggoblokan saya, tapi saya santai saja. Biar gimana juga kita akan dapat ilmu jiwa (psikologi/psikiatri) terapan tanpa harus baca belasan buku. Kawan yang

Ceritaan Masa Pandemi KEIKHLASAN SANG BINI

  Bang Mukhlis, dikenal sebage orang yang rajin, juga ibadahnye bagus. Sering bantu siape yang perlu. Bahkan, selama Pandemi Covid-19, masih juga ikut bersih-bersih mesjid dan mandiin jenazah. “Kite lakonin aje kebaekan, rezeki pan udeh diatur. Jangan suuzhon ama Allah” Begitu omongan bang Mukhlis yang kalo bantu orang gak ngarep ape-ape, apelagi minta-minta kerna berjasa. Masih keinget cerite bininye, Mumun ketika mau masup puasa Ramadhan taon lalu. Waktu itu pan

Ceritaan Masa Pandemi : Kudu Balik Ke Rumah Nih

  Mathar Kamal Akhirnya, biar dalam situasi PSBB akibat Pandemi Covid-19, Fauzi jadi menikahi Mumun, perempuan yang lama didemenin. Fauzi yang bole dibilang anak baek, tawadhu, ikhlas jalani hidup, tau kalo die bersabar dalam situasi sulit sekarang. Begitu juga Mumun, ude nerima ape adenye. Sebage temen, Fauzi sempet juga berbagi cerita masa indah pernikahan dan rumah tangganya dimasa Pandemi Covid-19. Fauzi ketika jumpa di tempat kongkow di Kemayoran, cerita masa

SEJARAH KETUPAT

بسم الله الرحمن الرحيم السلام عليكم ورحمةالله وبركاته ** Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran. Arti Kata Ketupat. Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat. Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan. Laku papat artinya empat tindakan. Ngaku Lepat. Tradisi

Puisi cinta karya Rabiah Al Adawiyah

Persembahan Habib Husain Ali Alhabsyi Puisi cinta karya Rabiah Al Adawiyah Alangkah sedihnya perasaan dimabuk cinta Hatinya menggelepar menahan dahaga rindu Cinta digenggam walau apapun terjadi Tatkala terputus, ia sambung seperti mula Lika-liku cinta, terkadang bertemu surga Menikmati pertemuan indah dan abadi Tapi tak jarang bertemu neraka Dalam pertarungan yang tiada berpantai Aku mencintai-Mu dengan dua cinta Cinta karena diriku dan cinta karena diri-Mu Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa

Doa yang di ajarkan Imam Ali Zainal Abidin

Persembahan Habib Husain Ali Alhabsy Doa ini di ajarkan oleh Imam Ali Zainal Abidin اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَعَنْتَنِيْ عَلَى خَتْمِ كِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَهُ نُوْرًا، وَ جَعَلْتَهُ مُهَيْمِنًا عَلَى كُلِّ كِتَابٍ أَنْزَلْتَهُ، وَ فَضَّلْتَهُ عَلَى كُلِّ حَدِيْثٍ قَصَصْتَهُ، وَ فُرْقَانًا فَرَقْتَ بِهِ بَيْنَ حَلاَلِكَ وَ حَرَامِكَ، وَ قُرْآنًا أَعْرَبْتَ بِهِ عَنْ شَرَائِعِ أَحْكَامِكَ، وَ كِتَابًا فَصَلِّتَهُ لِعِبَادِكَ تَفْصِيْلاً، وَ وَحْيًا أَنْزَلْتَهُ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَ آلِهِ تَنْزِيْلاً، وَ جَعَلْتَهُ نُوْرًا

Ki Ageng Wonokusumo, Muadzin Pertama pada masa Kerajaan Majapahit

  Berbicara Gunungkidul tidak bisa dilepaskan dari cerita-cerita pelarian Majapahit dan sejarah perkembangan Mataram Islam. Salah satunya adalah petilasan Ki Ageng Wonokusumo di Dusun Wonotoro, Desa Jatiayu Karangmojo. Di wilayah ini masih memiliki tradisi untuk memperingati kematian Ki Ageng Wonokusumo. Sebuah tradisi sedekah sebagai ungkapan syukur dan nazar dari masyarakat yang digelar setiap bulan Islam, Jumadil Akhir, atau isir Jawa Jumadilakir. Dalam perayaan tersebut, aneka masakan tersaji tidak hanya dari

Sampai Jumpa Ramadhan

Persembahan Habib Husain Ali Alhabsyi Sajak perpisahan Ramadhan karya sastrawan Islam Indonesia   Dunia kita hari ini bersinar jauh lebih cerah Bulan ini adalah Ramadhan! Mekar pada kami adalah yang terbaik dari bulan-bulan lainnya Sampai jumpa di sepuluh hari terakhir Hari-hari penuh dengan berkah murni Bagian dari oasis dalam kemewahan Berlimpah mengangkat derajat manusia Datang dengan malam yang tak terhitung jumlahnya Malam yang lebih baik dari seribu bulan Semuanya, dekat

Doa pengakuan dan permohonan ampun dari Imam Ali Zainal Abidim

  Persembahan Habib Husain Ali Alhabsyi Doa pengakuan dan permohonan ampun dari Imam Ali Zainal Abidim   Dengan Asma Allah yang Mahakasih dan Mahasayang أَللَّهُمَّإنَّهُيَحْجُبُنِيعَنْمَسْأَلَتِكَخِلاَلٌثَلاثٌوَتَحْدُونِيعَلَيْهَاخَلَّةٌوَاحِدَةٌ Ya Allah Tiga hal mencegahku Dan satu hal mendesakku untuk bermohon pada-Mu يَحْجُبُنِيأَمْرٌ أَمَرْتَبِهِفَأَبْطَأتُعَنْهُ، وَنَهْيٌنَهَيْتَنِيعَنْهُفَأَسْرَعْتُإلَيْهِ، وَنِعْمَةٌأَنْعَمْتَبِهَاعَلَيَّفَقَصَّرْتُ فِيشُكْرِهَـا Tak sanggup kusampaikan doa Karena seringnya aku melalaikan perintah-Mu Karena cepatnya aku melakukan larangan-Mu Karena kurangnya aku mensyukiri nikmat-Mu وَيَحْدُونِيعَلَىمَسْأَلَتِكَتَفَضُّلُكَعَلَىمَنْأَقْبَلَبِوَجْهِهِإلَيْكَ، وَوَفَدَبِحُسْنِ ظَنِّـهِإلَيْكَ، إذْجَمِيعُإحْسَانِكَتَفَضُّلٌ، وَإذْكُلُّنِعَمِكَابْتِدَاءٌ Namun kuberanikan diriku bermohon